Keluarga, OKP hingga Mahasiswa Gelar Doa Bersama untuk Almarhumah Sopiah

MUSI RAWAS31 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Pihak keluarga dan Organisasi Kepemudaan (OKP) serta mahasiswa, mengelar doa bersama untuk almarhumah Sopiah, warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Diketahui, Sopiah merupakan remaja berusia 22 tahun yang ditemukan tewas di tumpukan sampah di Jalan Lintas Liku 9 Kepahiang, Provinsi Bengkulu pada Selasa, 10 Maret 2026 lalu.

Hanya saja, hingga saat ini kasus kematian korban yang ditangani oleh pihak Polres Kepahiang, belum menemukan titik terang dan penyebab kematiannya belum terungkapnya.

Dengan waktu yang hampir 1 bulan dan belum terungkapnya kasus kematian Sopiah, hal itu mengundang simpatik dari beberapa kalangan masyarakat baik di Mura maupun di Kota Lubuklinggau.

Setelah sebelumnya, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Peduli Sopiah, juga menunjukan kepedulian dengan melakukan aksi damai di Kantor DPRD dan Mapolres Musi Rawas.

Kali ini, simpatik tersebut datang dari Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan di Mura dan Lubuklinggau. Namun, simpatik ditunjukan dengan menggelar doa bersama.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Halaman Masjid Agung Darussalam Muara Beliti usai pelaksanaan Sholat Jumat.

Pantauan wartawan di lapangan, selain sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, juga hadir Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah.

Hadir juga kedua orang tua Sopiah, yakni Sahimin (65) dan Rusila (61), serta beberapa kerabat dan Pemerintah Desa Setempat.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengaku akan mengawal kasus kematian sopiah Sopiah dan mendesak pihak kepolisian agar dapat bekerja dengan maksimal, sehingga kasus tersebut dapat terungkap dengan cepat.

“Aksi kami hari ini murni karena bentuk kepedulian kami kepada korban. Kami juga akan mengawal kasus ini agar cepat terungkap,” kata salah satu mahasiswa dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah mengatakan, mewakili pihak keluarga mengucapkan terimakasih atas kepedulian kepada korban Sopiah.

“Hari ini adalah bentuk kepedulian mereka atas peristiwa meninggalnya almarhumah Sopiah. Kami dari pihak keluarga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih,” kata Firdaus.

Dalam kegiatan ini lanjut Firdaus, para mahasiswa bersama pihak keluarga ini menggelar doa bersama, yang ditujukan selain kepada almarhumah juga mendoakan pihak kepolisian agar diberikan kekuatan dan petunjuk untuk segera mengungkap kasus tersebut.

“Kami berharap pelaku bisa segara ditangkap dan diadili. Selain ini, kami dari DPRD akan mengawal kasus ini sampai ke di pengadilan,”pungkasnya.(Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *