Berita Silampari
MUSI RAWAS- Seorang ibu rumah tangga bernama Sumiah, warga Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengalami luka parah dibagian usai kejar pelaku jambret dan harus menjalani perawatan intensif.
Peristiwa itu dialami korban pada Rabu, 8 April 2026 Sekira Pukul 18.15 Wib di Jalan Soekarno Lintas Kecamatan megang Sakti, tepatnya di Desa Megang Sakti II.
Saat itu, korban yang menjadi korban penjambretan oleh 2 pria tak dikenal, yang kemudian korban berusaha mengejar pelaku. Namun motor yang dikendarai korban justru mengalami kecelakaan dan korban mengalami luka serius dibagian wajahnya.
Kapolsek Megang Sakti, AKP Hendri didampingi Kanit Reskrim, IPDA Novra Robialda membenarkan kejadian tersebut. Bahkan korban sudah membuat laporam ke Polsek Megang Sakti.
Laporam korban tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/ B / 6 / IV / 2026 / SPKT / Polsek Megang Sakti / Polres Mura / Polda Sumsel, tanggal 08 April 2026.
“Kejadian itu bermula dari penjambretan,” kata Kanit saat dikonfirmasi awak media, Jumat (10/4/2026).
Dikatakannya, kejadian bermula saat korban bersama temannya bernama Suprihatin, hendak pulang ke rumah dari Kecamatan Purwodadi mengarah ke Kecamatan Megang Sakti dengan mengendarai sepeda motor.
Namun, saat ditengah perjalanan tepatnya di Jalan Umum Soekarno Lintas Desa Megang Sakti II motor korban dipepet oleh 2 orang laki-laki tidak dikenal menggunakan motor merk honda beat warna hitam.
Karena motor korban yang melaju dengan kecepatan rendah, pelaku pun dengan leluasa langsung mengambil dompet dan Hp milik korban yang ada di dashboard motor sebelah kiri.
Melihat itu, korban pun kaget dan refleks mengejar pelaku. Sehingga terjadilah aksi saling kejar mengejar antara korban dan pelaku.
“Saat ngejer pelaku ini, teman korban takut, karena korban ngebut. Jadi temannya ini mintalah diturun,” jelas Kanit.
Korban pun menurunkan temannya tepat di depan Tugu Motong, kemudian korban lanjut mengejar pelaku yang mengarah ke arah Proyek Mataram.
Namun, naasnya saat mengejar pelaku, korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan akhirnya terjatuh, karena jalan yang tidak rata dan terdapat gundukan semen.
“Akibatnya korban mengalami luka yang cukup parah, sedangkan para pelaku berhasil melarikan diri,” ungkap Kanit.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka berat di bagian muka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.
Untuk kerugian yang di alami korban yakni berupa 1 unit Hp Merk Vivo warna hitam senilai Rp2 juta dan uang tunai senilai Rp1,5 juta.
Kemudian suami korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Megang Sakti agar di proses sesuai hukum yang berlaku.
“Usai menerima, anggota pun langsung bergerak melakukan penyelidikan, mulai dari pengambilan keterangan saksi-saksi, melakukan olah TKP dan para pelaku masih dalam proses pengejaran,”pungkasnya. (Kris)






