Berita Silampari
MUSI RAWAS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) menggelar pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK tingkat kecamatan dan Ketua Tim Pembina Posyandu Mura, Rabu (28/7/2026) di Sekretariat TP PKK Mura.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas H Riza Novianto Gustam, Staf Ahli TP PKK Hj Marfuatun Suprayitno, perwakilan Kodim 0406 Lubuk Linggau, perwakilan Yonif TP 947/Pangeran Amin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mukhlisin, kepala OPD, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Layanan travel Lubuklinggau.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Mura, H Riza Novianto Gustam. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak tujuh Ketua TP PKK Kecamatan resmi dilantik, yakni Ketua TP PKK Kecamatan Purwodadi, Muara Lakitan, Megang Sakti, BTS Ulu, Muara Beliti, Muara Kelingi, dan Sukakarya.

Selain itu, 14 Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan juga resmi dilantik, masing-masing Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Purwodadi, Muara Lakitan, Megang Sakti, BTS Ulu, Muara Beliti, Muara Kelingi, Sukakarya, STL Ulu Terawas, Jayaloka, Tuah Negeri, Tugumulyo, Sumber Harta, Tiang Pumpung Kepungut (TPK), dan Selangit.

Dalam sambutannya, H Riza Novianto Gustam menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan amanah sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu membutuhkan ketulusan dan pengabdian.
“Menjadi Ketua Tim Penggerak PKK tidak ada gajinya. Ini benar-benar tugas yang mulia, balasannya hanya dari Allah SWT. Karena itu dibutuhkan keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan amanah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, TP PKK memiliki peran penting dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK yang sekaligus mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menuju Musi Rawas MANTAP Berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan pengurus PKK mulai dari tingkat kecamatan hingga desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak keberhasilan berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat.
Selain itu, Riza juga menyoroti pentingnya regenerasi kader PKK. Ia meminta setiap kecamatan mulai merekrut kader-kader muda agar keberlangsungan organisasi tetap terjaga dalam jangka panjang.
“Kita perlu melakukan regenerasi. Saya berharap mulai merekrut kader-kader muda sehingga 10 tahun ke depan mereka bisa menjadi motor penggerak PKK maupun Posyandu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pembinaan Posyandu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dipersiapkan ketika ada penilaian atau kegiatan tertentu.
“Saya tidak suka yang sifatnya hanya disulap saat ada kegiatan. Apa yang ada di lapangan harus sesuai kondisi sebenarnya. Kalau memang belum baik, sampaikan apa adanya agar bisa dilakukan perbaikan,” tegasnya lagi.
Riza meminta seluruh pengurus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Bhayangkari, Persit, sekolah-sekolah hingga organisasi lainnya dalam mendukung program pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik. Ia menegaskan, sumpah dan janji yang telah diucapkan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan.
“PKK adalah mitra strategis pemerintah yang memiliki struktur organisasi kuat mulai dari tingkat pusat hingga kelompok dasawisma. Peran TP PKK Kecamatan sangat penting agar program pemerintah benar-benar menyentuh keluarga,” kata Ratna Machmud.
Ratna meminta para pengurus yang baru segera melakukan konsolidasi internal dan menyusun program kerja yang realistis serta selaras dengan 10 Program Pokok PKK dan visi pembangunan Kabupaten Musi Rawas.
Ia juga menegaskan TP PKK merupakan mitra pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
PKK harus mendukung program pemerintah di daerah. Pendamping kepala daerah, camat maupun kepala desa harus ikut membantu menyukseskan program-program pemerintahan di wilayahnya,” ujarnya.
Bahkan, Ratna Machmud mengingatkan agar para Ketua TP PKK menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh.
“Yang malas-malasan mengurus PKK, lapor saya,” tegasnya disambut senyum para peserta.
Selain itu, ia meminta TP PKK Kecamatan mengoptimalkan peran kader dalam membantu percepatan penurunan angka stunting, pencegahan pernikahan usia dini, peningkatan literasi masyarakat, serta penguatan pola asuh anak di era digital.
Ia juga menginstruksikan agar fungsi kelompok dasawisma kembali dihidupkan serta pendampingan terhadap TP PKK desa dan kelurahan dilakukan secara berkelanjutan.
“Berikan edukasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan nyata kader di lapangan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,”pungkasnya. (Kris)






