Berita Silampari
MUSI RAWAS- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Musi Rawas Sukses sebagai tuan rumah dalam Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Nasional Indonesia (PGRI) ke-80 Pengurus Cabang PGRI Muara Kelingi, Kamis (27/11/2025).

Hadir dalam upacara HGN dan HUT PGRI ke-80 PC PGRI Muara Kelingi, Ketua PGRI Kabupaten Mura, Efrizal, Camat Muara Kelingi, Abdul Rota, PC PGRI Muara Kelingi, PD PGRI Mura, Kepala Madrasah (Kamad) dan Kepala Sekolah, Guru dan Siswa-Siswi serta Tokoh Masyarakat dan Adat Muara Kelingi.

Dalam moment itu juga digelar pemberian Penghargaan guru-guru yang berdedikasi dan berjasa untuk pendidikan di Kecamatan Muara Kelingi, Karolina Dahu SDN Mangan Jaya, Wayan Sulastri, SDN Mangan Jaya, Sumilah SDN Sidorejo Tapah, Rahmiyono SDN Rantau Kasih, Yasdiana SDN Temuan Sari, Nurjana pensiunan Muara Kelingi, Zainal Aripin Ampd, Mantan Capdin Muara kelingi Tokoh Pendidikan serta ditutup dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

Ketua Pelaksana sekaligus Kepala MAN 1 Musi Rawas, Umbar Iman mengatakan bahwa kegiatan di MAN ini merupakan tindak lanjut hasil rakor PC PGRI Muara Kelingi. Dimana, berbagai acara dilaksanakan mulai dari upacara bendera hingga tasyakuran.

Dikatakannya, dalam peringatan HGN dan HUT PGRI maka MAN 1 Musi Rawas juga menggelar berbagai aneka kegiatan lomba seperti lomba voli putri dan futsal putra yang diikuti oleh 4 gugus, tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MAN serta tingkat TK/PAUD dan SD/MI di wilayah Kecamatan Muara Kelingi.

“Saya juga hadir dan dipercaya sebagai petugas yang membaca doa untuk upacara bendera HGN dan HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten kemarin,”kata Umbar.

Sementara itu, Ketua PD PGRI Kabupaten Mura, Efrizal didampingi Ketua PC PGRI Muara Kelingi, Ruslan Efendi menjelaskan keberhasilan kegiatan ini atas dukungan semua guru dan kekompakan panitia. Sehingga, kegiatan seperti ini menjadi penyemangat semua guru dalam aktifitas dan berkarya kedepan.

Menurut ia, sesuai dengan tema yang diangkat pada peringatan HGN dan HUT PGRI Ke- 80 tahun 2025 yakni “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Diharapkan dapat meningkatkan solidaritas dan silaturahmi baik itu antara guru dan masyarakat.

Ia menambahkan, tanpa adanya dukungan dari masyarakat, proses belajar mengajar itu tidak dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kolaborasi keduanya itu sangat diperlukan dalam memajukan dunia pendidikan.

Kemudian, selain dari solidaritas juga diperlukan sinergitas baik itu antar lembaga maupun dengan guru, serta pemerintah setempat, untuk tetap menjalin sinergitas tersebut, kedepannya kami berharap guru untuk selalu mengintropeksi diri, jangan mudah puas dengan posisi yang dimiliki saat ini, kemudian terus melakukan inovasi mengikuti kemajuan zaman.

Karena sebagai seorang guru tambahnya harus mampu mengikuti kemajuan zaman seperti saat ini, apalagi saat ini kemajuan teknologi semakin canggih, guru harus cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital seperti saat ini.

“Guru itu harus menjadi agen perubahan khususnya di dunia Pendidikan,”tegas Efrizal.

Selain itu, saat ini sangat sering sekali kita mendengar adanya permasalahan antara guru dengan siswanya ada juga guru dengan wali muridnya itu tentunya sangat disayangkan terjadinya permasalahan seperti itu.

Menurutnya, untuk mengantisipasinya maka PGRI Mura ini tentunya memiliki anturan-anturan yang telah ada, jika ada guru yang melanggar kode etik itu nantinya akan dilakukan pemanggilan, jika ditemukan pelanggaran maka akan dilakukan sanksi sesuai dengan aturannya.

Sedangkan untuk guru yang terjerat akan permasalahan hukum itu akan ditindak lanjuti sesuai aturan hukum yang ada. namun kami juga tetap mendampingi mereka dengan bantuan hukum yang ada, namun tidak mengurangi kaidah-kaidah hukum yang ada.

Ditempat yang sama, Camat Muara Kelingi, Kabupaten Mura, Abdul Rota mengajak agar bersama-sama menghargai jerih payah guru, memperkuat komunikasi, dan memberi ruang bagi sekolah untuk mendidik anak-anak dengan optimal. Sehingga, ia berpesan kepada para murid agar belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati guru, hidup rukun dengan teman, serta mencintai tanah air sebagai bentuk bakti kepada bangsa.

“Terima kasih kepada seluruh guru di Mura khususnya di Muara Kelingi. Dedikasi Anda adalah kekuatan masa depan Indonesia. Guru hebat, Indonesia kuat”pungkasnya. (Kris)






