Lewat Program LUTD PLN, 2 Rumah Warga Prasejahtera di Petunang Dipasang kWh Listrik Gratis

MUSI RAWAS3926 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan keadilan energi melalui program Light Up The Dream (LUTD). Dimana, kali ini PLN secara resmi menyalakan sambungan listrik gratis bagi 2 rumah keluarga kurang mampu yang ada di Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Kamis (3/9/2026).

Manager UP3 PLN Kota Lubuklinggau, Moch. Julnansyah Nugroho (helm putih sebelah kanan) dan Manager PLN ULP Muara Beliti, Isai Bane Patris (helm putih sebelah kiri) dan penerima bantuan LUTD PLN warga Petunang.

 

Manager UP3 PLN Kota Lubuklinggau, Moch. Julnansyah Nugroho mengatakan bahwa hari ini ia datang ke Petunang untuk melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis LUTD. Dimana, prpgram LUTD merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN. Melalui inisiatif donasi sukarela para pegawai, bantuan biaya pasang baru listrik dialokasikan secara khusus bagi keluarga yang selama ini mengalami keterbatasan akses kelistrikan mandiri.

“Jadi program ini murni dari para pegawai PLN yang sebagian pendapatannya dikumpulkan dan digunakan untuk membiayai penyambungan baru buat masyarakat yang memang selama ini sebetulnya butuh listrik tapi tidak mampu membayar biaya pasang barunya,”kata Yunan sapaan akrab dari Moch. Julnansyah Nugroho kepada wartawan beritasilampari.com.

Dikatakannya, kegiatan ini rutin dijadwalkan untuk penyalaan serentak bisa 13 hingga 16 kali. Dimana, tujuannya untuk membantu masyarakat yang memang perlu bantuan aksi kemanusiaan seperti ini yang lama sudah berjalan yakni kurang lebih sejak 3 tahun terakhir.

“Untuk di wilayah UP3 sudah puluhan rumah yang kita lakukan sambungan gratis,”terangnya.

Menurutnya, tidak ada syarat khusus untuk warga yang mendapatkan bantuan ini. Melainkan, melihat kondisi yang ada atas informasi dari petugas yang di lapangan untuk selanjutnya dipastikan layak maka dipasang kWh meter listrik secara gratis.

Terlepas dari itu, program LUTD sangat bagus karena dampaknya bisa dirasakan penerima langsung. Sehingga, dengan begitu ia berharap kedepan program ini terus dapat terus berlanjut dalam waktu jangka panjang.

Sementara itu, Manager PLN ULP Muara Beliti, Isai Bane Patris menegaskan bahwa program LUTD merupakan wujud komitmen berkelanjutan PLN dalam mempercepat pemerataan akses listrik serta menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok Desa.

“Keadilan energi adalah hak seluruh masyarakat. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal dalam menikmati manfaat terang listrik,”tegas Isai.

Oleh karena itu, pria yang pernah menjabat sebagai Manajer PLN ULP Muratara ini kehadiran program Light Up The Dream bukan sekadar mengalirkan daya listrik, melainkan menyalakan harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat di Mura. Sehingga, ia berharap hadirnya terang di setiap sudut rumah mampu menunjang sarana belajar anak, mempermudah pekerjaan rumah tangga, serta menggerakkan produktivitas keluarga menuju kesejahteraan yang lebih baik.

Sedangkan, Basleni salah satu warga penerima manfaat menceritakan keluarganya sempat menyambung aliran listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga, dengan penuh rasa haru, ia mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya penerangan yang telah lama dinantikan keluarganya.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN ULP Muara Beliti dan UP3 Lubuklinggau. Ini benar-benar berkah besar bagi keluarga kami. Semoga PLN terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat kecil seperti kami,”ungkap Basleni. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *