Kajari Musi Rawas Dianugerahi Sabuk Jawara dari Paguyuban Pasundan Cimande

MUSI RAWAS2727 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad dianugerahi Sabuk Kehormatan atau Sabuk Jawara oleh Paguyuban Pasundan Cimande.

Penganugerahan tersebut dilakukan pada Rabu, 2 September 2026 di Halaman Kantor Kejari Mura di Muara Beliti.

Kajari Kabupaten Mura, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad mengatakan, moment ini merupakan momen yang sangat luar biasa dan membanggakan baik bagi pribadi maupun secara institusi Kejari Mura.

Dia juga mengaku terharu dan berterima kasih atas penyematan Sabuk Jawara yang baru saja dianugerahkan kepadanya.

Menurutnya, Sabuk Jawara ini bukan sekadar simbolis pakaian adat atau atribut fisik semata. Namun, semangat jawara dan keberanian untuk membela kebenaran, menjaga kehormatan, menegakkan nilai-nilai luhur, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai penegak hukum, Kejaksaan dituntut tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga harus memiliki integritas moral, yang berakar pada ketakwaan dan kepekaan sosial berdasarkan kearifan lokal.

Kajari juga memaknai penyematan Sabuk Jawara ini sebagai amanah, pengingat, sekaligus cambuk semangat untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban hukum, menjadi pelindung dan pengayom masyarakat tanpa tebang pilih serta untuk memperkuat sinergi antara penegak hukum dan elemen budaya demi kemajuan daerah khususnya Mura.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud yang juga menghadiri penyematan Sabuk Jawara kepada Kajari Mura memberikan apresiasi kepada Kajari Mura dan jajarannya. Penyematan Sabuk Kehormatan atau Sabuk Jawara ini, bukanlah sekadar simbol
tingginya ilmu bela diri secara fisik. Namun, lebih dari itu, sabuk ini merupakan simbol
tanggung jawab besar.

“Kepada Ibu Kajari yang hari ini menerima
sabuk kehormatan, saya ucapkan selamat,” kata Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa sabuk ini adalah bentuk amanah untuk terus menjaga marwah pencak silat Cimande, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta ikut berkontribusi aktif dalam menjaga kondusifitas, kedamaian, dan kemajuan daerah yang kita cintai ini.

“Melalui wadah Pasundan Cimande, saya
berharap akan lahir generasi penerus
bangsa yang tidak hanya tangguh secara
fisik, tetapi juga cerdas secara intelektual
dan luhur secara akhlak,”pungkasnya.(Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *