Dibangun Monumental, Rumah Dinas Bupati Musi Rawas Siap Jadi “Rumah Rakyat” untuk Menyampaikan Keluh Kesah Masyarakat

MUSI RAWAS2781 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Pembangunan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas (Mura) di Dusun Baru Kecamatan Muara Beliti dapat mendekatkan interaksi antara Bupati dengan masyarakat serta menjadi icon kebanggaan serta menjadi “rumah rakyat” untuk menyampaikan keluh kesah masyarakat.

Selama ini, Rumah Dinas Bupati Musi Rawas berada di Lubuk Linggau yang telah menjadi kota sendiri berpisah dengan Kabupaten Musi Rawas.

Pembangunan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas ini menjadi catatan sejarah, karena baru terjadi di zaman kepemimpinan Bupati Ratna Machmud.

“Baru di zaman Bupati Ratna Machmud Rumah Dinas dipindah ke Muara Beliti dak numpang lagi di Lubuk Linggau,” kata Sigit warga Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas kepada beritasilampari.com.

Dikatakan Sigit, bukan hanya bangunan Rumah Dinas Bupati yang menjadikan ibukota Kabupaten Musi Rawas saat ini mengalami perubahan besar.
Beberapa gedung untuk melayani masyarakat Mura juga sudah dibangun diantaranya Rumah Sakit dr Sobirin Pangeran M Amin dan Gedung Serba Guna yang nantinya bisa digunakan masyarakat.

Secara pribadi sebagai warga Musi Rawas Sigit mengaku bangga dengan dibangunnya Rumah Dinas Bupati Mura di Muara Beliti karena menjadi icon kebanggan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (PUCK-TRP) Kabupaten Mura Dr Oktaviano, S.T.,M.Si menjelaskan, Bupati Hj Ratna Machmud memiliki cita-cita besar menjadikan Dusun Baru sebagai Kota Baru yang berada di ibukota Kabupaten Mura.

“Kalau selama ini Rumah Dinas Bupati berada di Lubuk Linggau. Cita-cita Bupati ingin menjadikan Dusun Baru jadi Kota Baru,”terangnya.

Dijelaskan Okta, pembangunan Rumah Dinas Bupati Mura sudah berlangsung 2 tahap dimulai dari tahun 2024 sampai 2025. Ditargetkan bangunan ini akan selesai tahun 2026, sehingga bisa langsung digunakan masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan kepada Bupati Mura.

Menurut Okta, ada 4 bagian bangunan utama berada dalam lingkungan Rumah Dinas Bupati Mura. Pertama Rumah Dinas Bupati Mura, Kedua Griya Agung yang nantinya diberi nama Griya Silampari. Ketiga Bangunan Pendopoan yang didesain untuk menampung masyarakat yang ingin berinteraksi dengan Bupati Musi Rawas.

Terakhir ada bangunan Mess Karyawan berada di belakang Rumah Dinas Bupati Musi Rawas yang nantinya digunakan sopir dan ajudan Bupati Mura ataupun pegawai lainnya.

“Mudah-mudahan 2026 sudah selesai,” tegas Okta.

Ditambahkan Okta, dalam pembangunan Rumah Dinas Bupati Mura pihaknya tetap mengedepankan konsep rumah adat Mura. Kemudian pada bagian gapura pintu masuk Rumah Dinas Bupati Mura juga dibuat tajak pada bagian atas untuk mencerminkan kedaerahan.

“Bangunan yang kita buat lebih monumental menunjukan Pemerintah Kabupaten Mura memang punya wibawa ,” kata Okta.

Jika semua bangunan di lingkungan Rumah Dinas Bupati Mura selesai, nantinya dapat dikunjungi masyarakat yang ingin Curhat dengan Bupati.

“Jadi kalau kalau dilihat saat ini (Rumah Dinas Bupati Musi Rawas) memang dibuat sedemikian rupa supaya ada kebanggan masyarakat,”pungkasnya.(Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *