3 Infrastruktur Dasar di Sukamulya Dibangun, Penunjang Kelancaran Transportasi Warga

MUSI RAWAS, TUAH NEGERI2914 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Pada Tahun Anggaran 2026, Pemdes Sukamulya merealisasikan pembangunan plat duiker atau plat deker, sumur bor dan drainase dengan memanfaatkan Dana Desa (DD) tahap 1 2026.

Titik nol pembangunan sumur bor oleh Kades Kades Sukamulya, Suryadin dan Camat Tuah Negeri, Kasi PMD, Pendamping Desa dan lainnya menggunakan DD Tahap 1 Tahun 2026.

 

Pembangunan infrastruktur desa dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Di sisi lain, adanya penyesuaian dan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, termasuk DD Tahun Anggaran 2026, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan.

Titik nol pembangunan drainase oleh Kades Kades Sukamulya, Suryadin dan Camat Tuah Negeri, Kasi PMD, Pendamping Desa dan lainnya menggunakan DD Tahap 1 Tahun 2026.

 

Meski demikian, Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Suryadin menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan plat duiker, drainase dan sumur bor yang selama ini menjadi akses penting bagi warga setempat.

Kades menjelaskan bahwa pembangunan 3 infrastruktur tersebut merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum musyawarah dusun dan musyawarah desa.

Setelah melalui proses pembahasan dan penetapan bersama, pembangunan tersebut disepakati sebagai prioritas desa pada Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, keberadaan plat duiker dan drainase ini diharapkan dapat memper kuat akses warga, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di lingkungan Sukamulya. Sedangkan, untuk sumur bor guna mencegah krisis air bersih terutama di musim kemarau.

Hanya saja, Kades menyampaikan harapannya kepada pemerintah pusat agar alokasi Dana Desa pada Tahun Anggaran 2027 dapat ditingkatkan. Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah di bidang infrastruktur desa yang membutuhkan dukungan anggaran lebih besar demi pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat agar ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah direalisasikan. Sebab, partisipasi warga dalam memelihara infrastruktur desa sangat penting agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Terlepas dari itu, pembangunan plat duiker, drainase dan sumur bor di Sukamulya ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Pemdes dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berbasis kebutuhan, partisipatif, dan berkelanjutan. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *