Nunggak Bayar Tagihan, Ratusan kWh Pelanggan di Musi Rawas Dicabut

MUSI RAWAS941 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Muara Beliti melakukan tindakan tegas terhadap pelanggan yang nakal enggan membayar tagihan listrik. Bahkan, aliran listrik sambungan meteran kWh pelanggan tersebut dilakukan pemutusan oleh petugas PLN.

Penegasan ini disampaikan Manager PLN ULP Muara Beliti, Isai Bene Patris didampingi Team Leader Pelayanan Pelanggan, Muhammad Rama kepada beritasilampari.com, Senin (1/12/2025).

Dikatakannya untuk tunggakan listrik pelanggan dari Januari hingga saat ini sebesar Rp237 juta. Dimana, tunggakan tersebut bervariasi dari 2 sampai 3 bulan keatas.

Kemudian, akibat tunggakan ini maka pihaknya melakukan penagihan. Bahkan, jika memang tidak ada upaya untuk melakukan pelunasan oleh pelanggan tentu tindakan tegas dilakukan.

“Sudah ada 251 pelanggan yang kita tindak tegas yakni dengan mencabut kWh meterannya atau diputus aliran listriknya sampai tagihan dilunasi,”terangnya.

Mengenai penyebab pelanggan yang menunggak membayar tagihan. Maka dirinya mengakui banyak alasan yang disampaikan oleh pelanggan. Namun, kendati begitu pembayaran tagihan listrik wajib dilunasi setiap bulannya sebelum jatuh tempo.

Menurutnya, semakin cepat para pelanggan melakukan pelunasan akan semakin bagus. Sebab, jika menunggak lewat dari tiga bulan akan langsung dilakukan pembongkaran rampung (TUL VI 03) dan akan diberhentikan menjadi pelanggan PLN.

“Sebelum pemutusan tentu petugas melakukan operasi terpadu dan memberikan surat teguran kepada pelanggan yang terlambat membayar tagihan. Jika tunggakan berlanjut, PLN berhak melakukan pemutusan sementara aliran listrik,”tegasnya.

Oleh karena itu, PLN ULP Muara Beliti mengimbau agar pelanggan membayar tagihan listrik tepat waktu untuk menghindari denda dan sanksi pemutusan aliran listrik. Pembayaran tagihan dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran resmi atau melalui aplikasi PLN Mobile.

“Pada dasarnya kami terus melakukan sosialisasi bayar listrik tepat waktu, sosialisasi bahaya kelistrikan serta aplikasi PLN mobile yang mempermudah pelanggan dalam menghubungi PLN,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *