DPUCK Musi Rawas Segera Perbaiki Plafon Penghubung RSUD dr Sobirin yang Ambruk 

MUSI RAWAS3278 Dilihat
Berita Silampari 
MUSI RAWAS- Plafon Penghubung atau Koridor Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin yang ambruk akibat angin kencang, Sabtu (4/4/2026) Sekitar Pukul 17.20 Wib direspon cepat Dinas Pengerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (DPUCKTR-P). Sebab, plafon yang rusak tersebut langsung diperbaiki.
Kabag Umum dan Keuangan RSUD dr Sobirin, Meri Novrianti didampingi  Kepala IPRS Tri Ari Setiadi serta Humas RS dr Sobirin, Oktor Rini menceritakan ambruknya plafon penghubung RSUD dr Sobirin terjadi pada Sabtu Sekitar Pukul 17.00 lewat ketika hujan angin yang cukup deras. Dimana, pada saat kejadian tidak ada aba-aba maksudnya tidak ada terjadi kerusakan ataupun retak sebelumnya.
“Saat hujan dan angin kencang plafon  langsung ambruk dan tidak ada kerusakan dulu,”cerita Meri didampingi
Ari dan Rini.
Dikatakannya bahwa plafon yang ambruk ini merupakan ruangan selasar atau penghubung antara gedung lantai 3 dan 5 dan bukan ruangan pasien. Melainkan, tempat keluarga pasien yang menunggu pasien yang sedang dirawat di ruangan ICU atau MICU.
“Jadi ruangan ini cukup luas dan cukup nyaman karena kita ada AC dan charger. Maka ruangan ini jadi tempat tunggu atau istirahat keluarga pasien yang dirawat di ICU dan MICU dan pada saat kejadian tidak ada korban jiwa dan hanya terkejut saja saat plafon jatuh,”terangnya.
Kemudian, selain ambruknya plafon maka setidaknya ada 10 titik CCTV yang mati atau rusak akibat hujan angin disertai dengan petir. Termasuk, sejumlah pagar seng juga ikut rusak karena memang bukan pagar permanen.
Hanya saja pasca kejadian pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut dengan pihak DPUCKTR-P untuk meminta bantuan perbaikan dan langsung ditindak lanjuti oleh pihak DPUCKTR-P.
Sementara itu, Kepala DPUCKTR-P Kabupaten Mura, H Oktaviano didampingi Sekretaris Feri menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari RSUD dr Sobirin terkait insiden ambruknya plafon penghubung RS tersebut. Sehingga, pihaknya langsung bergerak terutama membersihkan serpihan-serpihan plafon agar tidak mengganggu aktivitas RS.
Selanjutnya, terkait kerusakan langsung  segera ditindaklanjuti dan paling lama 2 hari ini besok insya Allah selesai. Karena kerusakannya tidak begitu fatal atau parah dan hanya didalam selasar atau  bahasa lainnya koridor penghubung antara gedung yang 5 lantai dengan gedung lantai 3 yang dibangun tahun 2024 lalu.
Kemudian, dalam pengecekan tersebut juga tidak ada titik kebocoran dari plafon yang rusak itu karena memang ambruknya plafon akibat angin yang masuk melalui sela-sela dan terjebak di liter L dan menyebabkan force majuere atau keadaan memaksa.
Terlepas dari itu, dengan adanya insiden ini maka akan menjadi evaluasi pihaknya dan RSUD dr Sobirin dan berharap kejadian yang sama tidak lagi terulang atau terjadi di kemudian hari.
(Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *