Berita Silampari
MUSI RAWAS- Sedikitnya 14 Kepala Desa (Kades), Kader Kesehatan dan Kader TB mengikuti Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular HIV, Tuberkulosis (TBC) dan Malaria, Jumat (28/11/2025). Tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman agar dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada warga, sehingga angka kejadian penyakit menular dapat ditekan.

Ketua Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Arafik Usman, SH menyambut baik dengan adanya sosialisasi ini. Sebab, dengan begitu maka baik Kades dan Kader Kesehatan serta Kader TB dapat mengetahui langkah-langkah antisipasi dalam pencegahan dan penanganannya untuk disosialisasikan kepada masyarakat desa masing-masing.

Dikatakannya, bahwa HIV, TBC, dan Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat tak terkecuali di Muara Kelingi.
“Penyakit-penyakit ini dapat dicegah dan diobati, namun masih banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan dan informasi yang cukup tentang penyakit-penyakit ini,”terangnya.

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini sangatlah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang HIV, TBC, dan Malaria.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami cara penularan, pencegahan, dan pengobatan penyakit-penyakit ini,”terang Pria yang juga menjabat sebagai Kades Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi ini.
Sementara itu, Camat Muara Kelingi, Kabupaten Mura, Abdul Rota menjelaskan bahwa Kader Kesehatan dan Kader TB memiliki peran strategis dalam meningkatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Sehingga, ia menyampaikan harapannya agar ilmu yang disampaikan oleh narasumber dapat bermanfaat bagi semua.

Ia juga berpesan kepada para kader Kades, Kader Kesehatan dan Kader TB untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di wilayah masing-masing. Sebab, kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya strategis yang dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dengan cara mencegah dan mengendalikan penyakit HIV, TBC, dan Malaria.
Sedangkan, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura sekaligus narasumber dalam Sosialisasi tersebut, Edward menjelaskan Upaya pencegahan pengendalian penyakit Aids, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) tentu saja sangat memerlukan peran lintas sektor, serta upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ATM ini akan kurang efektif hasilnya apabila hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja.

Oleh karena itu, melalui Sosialisasi ini maka baik Pemerintah Desa, Kader Kesehatan dan Kader TB ikut berperan sebagai perpanjangan tangan Dinkes Mura untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terutama menjaga pola hidup sehat dan tidak melakukan hal-hal yang bisa terjangkitnya penyakit menular tersebut. (Kris)






