Berikan Arahan Keselamatan Kerja ke WBP

MUSI RAWAS877 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif, Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti memberikan arahan terkait keselamatan kerja kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program pembinaan kemandirian, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di area kerja pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran WBP akan pentingnya menerapkan prinsip-prinsip keselamatan kerja dalam setiap aktivitas.

Dalam arahannya, petugas mengingatkan WBP untuk selalu mematuhi prosedur kerja, menggunakan peralatan sesuai fungsinya, serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Selain itu, WBP juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dalam bekerja, penggunaan alat pelindung diri apabila diperlukan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat di area kerja. Melalui kegiatan ini, diharapkan para WBP dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Albert, menyampaikan bahwa keselamatan kerja merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian.

Dikatakannya, pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga membentuk budaya kerja yang aman dan disiplin. Dengan memahami dan menerapkan keselamatan kerja, WBP dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sekaligus mengurangi potensi terjadinya kecelakaan kerja.

Kemudian, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam memberikan pembinaan yang berkualitas, sehingga WBP tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. Dengan demikian, program pembinaan diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan memiliki budaya kerja yang baik. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *