Berita Silampari
MUSI RAWAS- Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PD PGRI) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Seminar Nasional Tentang Hypnoteaching dalam Pembelajaran Modern Tahun 2025 Kamis (04/12/2025) di Auditorium Pemkab Mura. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih inspiratif, efektif, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati H Sarjani, Kepala Dinas Pendidikan Dien Candra, Ketua PGRI Mura, Efrizal dan Guru di Kabupaten Mura.

Ketua PD PGRI Kabupaten Mura, Efrizal mengatakan Seminar hari ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka hari guru nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 di Mura dengan tema yang sangat relevan dengan tuntutan zaman ‘the power of hypno teaching dalam pembelajaran yang modern
Tema ini bukan sekedar tren belakang melainkan sebuah ajakan untuk merevolusi cara kita mengajar.

Dikatakannya, Hypno Teaching menawarkan teknik untuk menciptakan suasana kelas yang positif dan menyenangkan, menyentuh pikiran bahwa sadar peserta didik, sehingga materi pembelajaran dpat mudah diserap dan membekal membangun motivasi intrinsik pada siswa.

Kemudian, seminar ini juga sekedar nilai
PGRI sebagai organisasi profesi, terus berkomitmen untuk memastikan bahwa guru di Mura memiliki kompetensi yg unggul, dan aktif. Bahkan, seminar ini adalah bentuk nyata komitmen agar kita
harus bergerak maju, pembelajaran mendalam, tidak akan tercapai hanya dengan metode konvensional.
Selanjutnya, kita perlu daya magis dan hypno teaching adalah salah satu kekuatan super yang bisa kita miliki untuk mengatasi kebosanan dikelas, membangun citra diri positif siswa, menjadikan guru sebagai sosok yang dirindukan dan menginspirasi.
Harapannya melalui seminar ini tidak hanya membawa pulang ilmu, tapi energi baru dan teknik praktis yang siap diterapkan dikelas masing-masing. Sehingga, mari kita jadikan HGN dan HUT PGRI tahun ini sebagai momentum untuk bertransportasi menjadi guru yang lebih power full dan menghasilkan generasi penerus yang cemerlang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mura, Dien Candra menyampaikan apresiasi kepada PD PGRI Mura atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan seminar ini.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Satpol PP dan Damkar Mura ini bahwa PGRI telah membuktikan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Mura dengan pendidikan yang menjadi pilar utama kemajuan suatu daerah dan bangsa.
Di era modern ini, tantangan pendidikan semakin kompleks. Murid-murid kita bukan lagi tabula rasa; mereka adalah generasi digital yang cerdas, cepat belajar,namun juga mudah terdistraksi.
Selain itu, dengan seminar ini mengangkat tema yang sangat relevan dan inovatif “Hypnoteaching dalam Pembelajaran Modern.” Hypnoteaching adalah sebuah metode pengajaran berbasis komunikasi persuasif dan alam bawah sadar yang memanfaatkan ilmu psikologi dan NeuroLinguistic Programming (NLP). Sehingga pembelajaran dapat menjadi nyaman, membangun kedekatan siswa dan guru, meningkatkan motivasi belajar, serta penyampaian materi dengan cara yang mudah dan cepat dipahami siswa.
Terlepas dari itu, melalui seminar ini diharapkan dapat menjadi jalan untuk membuka diri terhadap inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan, mendapatkan ilmu dari narasumber, dan menerapkan ilmu yang didapat di sekolah masing-masing. (Kris)






