Bejat! Kejadian di Lubuk Linggau, Istri Disiksa, Anak Kandung Diperkosa Dari SD hingga SMP

KRIMINAL, LUBUKLINGGAU1841 Dilihat

Berita Silampari 

LUBUK LINGGAU- Bejat! pengakuan seorang ayah di Lubuk Linggau, S (45) tega memperkosa anak kandungnya sendiri bikin geram.

Dihadapan penyidik, S mengaku melalukan pencabulan terhadap anak kandung ini sejak Kelas 3 SD sampai dengan kelas 1 SMP. Lalu memperkosa sang anak sejak kelas 2 SMP.

Informasi dilapangan bahkan menyebut, ada korban lainnya yang juga anak kandung S.

Namun untuk kepastian ini pihak kepolisian menyebut, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman lagi.

Saat ini selain S dan istrinya, beberapa orang-orang terdekatnya termasuk saudara dari korban juga dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau AKP M Kurniawan mengungkapkan, saat diintrogasi S mengakui melakukan persetubuhan terhadap anaknya sejak kelas 2 SMP atau terakhir pada Selasa,16 Juni 2026.

“S mengakui dalam 1 Minggu ia memperkosa anaknya sebanyak 4-5 kali,” ungkap Kurniawan.

Kini sang ayah sudah diamankan tim macam Polres Lubuk Linggau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan, setelah Kamis 18 Juni 2026 sekitar pukul 09.30 Wib, korban yang takut akhirnya melaporkan perbuatan ayahnya ke gurunya.

Pengakuan seorang ayah di Lubuk Linggau inisial S (45) yang tega memperkosa anak kandungnya sendiri bikin geram.

Mendengar itu sang guru mengajak korban menemui ibu kandungnya yang sedang bekerja sebagai asisten rumah tangga, dan melaporkan kejadian yang dialami korban lalu bersama ibu kandungnya melaporkan ke pihak Polres Lubuk Linggau. Informasi Lalu Lintas

Setelah mendapat laporan, Tim Opsnal Macan Linggau mengarahkan korban dan keluarganya ke Unit PPA Polres Lubuk Linggau, lalu Unit PPA memeriksa korban dan saksi-Saksi selanjutnya didampingi untuk melakukan Visum Et Revertum.

Jumat, 19 Juni 2026 sekira pukul 17.00 Wib, Tim Macan Linggau langsung mengamankan S dikediamannya, lalu dibawa ke Mapolres Lubuk Linggau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ibu korban tambahnya, juga mengaku sudah sempat curiga dengan suaminya. Bahkan sempat menegur sang suami.

“Tapi setiap istrinya marah dan bahas soal kecurigaannya, S melakukan KDRT sehingga sang istri juga takut untuk speak up,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *