Bayi Dibuang di Muratara, Diduga Hasil Hubungan Inses Ayah dengan Anak

MURATARA1 Dilihat

Berita Silampari 

MURATARA- Penemuan seorang bayi laki-laki di dalam musala menggegerkan warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah polisi mengungkap dugaan bahwa bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan terlarang antara ayah dan anak kandung.

Peristiwa tersebut terjadi di balik Mimbar Mushola Al Bisry Mustofa Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Poros Kelurahan Karya Makmur Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Menurut informasi di lapangan, bayi tersebut ditemukan oleh pengurus musala Mukhayat (63) saat mau salat Isya. Temuan itu langsung membuat warga sekitar berdatangan. Untuk sementara, bayi tersebut dirawat oleh warga sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan warga, Petugas Polres Muratara langsung bergerak melakukan penyelidikan.

KBO Satres PPA dan PPO Polres Muratara, Ipda Hendri Martadinata membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menyebut, pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku pada Kamis malam.

“Pelaku pembuangan bayi sudah kami amankan. Yang membuang adalah ibu kandung bayi itu sendiri. Sementara yang menghamili adalah ayah kandung dari si ibu,”dikutip dari linggaupos.disway.id, Jumat 2 Oktober 2026.

Diduga Sengaja Dibuang Karena Malu
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkap fakta mengejutkan. Kedua terduga pelaku diketahui memiliki hubungan ayah dan anak kandung, masing-masing berinisial S (ayah) dan DM (anak).

Hendri menjelaskan, dari hubungan tersebut DM melahirkan seorang bayi laki-laki. Diduga karena rasa malu atas kehamilan dan kelahiran tersebut, bayi kemudian ditinggalkan di musala.

“Jadi antara pelaku S dengan anak kandungnya DM ini melakukan hubungan hingga melahirkan. Bayinya itu yang ditemukan di musala,” ungkapnya.

“Motif sementara diduga karena malu, sehingga bayi dibuang,” tambahnya.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satres PPA dan PPO Polres Muratara untuk pendalaman kasus.

“Malam tadi sudah kami amankan, sekarang masih dalam proses pemeriksaan di PPA,”akunya.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini termasuk kondisi kesehatan bayi dan jeratan pasal yang akan dikenakan kepada kedua pelaku. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *