Berita Silampari
MUSI RAWAS- Viral di media sosial, motor roda tiga milik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipakai untuk mengangkut buah kelapa sawit.
Motor tersebut diabadikan salah seorang pengguna jalan saat melintasi di Jalan Lintas Tugumulyo tepatnya di Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumsel pada Rabu, 12 Agustus 2026 kemarin.
Dalam foto yang beredar, memperlihatkan motor roda tiga dengan bak warna putih dan sandaran pengemudi warna merah terlihat tengah membawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit melintas di Desa Mataram.
Foto tersebut viral usai di posting oleh akun Facebook Berita Viral Lubuklinggau dan mendapat beragam komentar dari netizen.
Banyak netizen yang menyayangkan aksi tersebut, mengingat saat ini koperasi merah putih di Musi Rawas sendiri belum beroperasi, dan dikahwatirkan kendaraan tersebut akan rusak sebelum digunakan sesuai peruntukannya.
“Koprasinya belum buka agek motornya dem rusak, coba deh min itu dicek tiap desa. Aman kah motornya,” tulis akun Sharlistiani Suryaone.
Namun, ada juga netizen yang berfikir positif, dan mengira sawit tersebut memang milik Koperasi Merah Putih yang akan digunakan untuk membuat CPO sendiri.
“Mungkin kopdes nak produksi minyak sayur dewek min, itulah dio ambek buahnyo langsung dari petani sekitar,” komentar akun Musim AS.
Sementara itu, Kades Mataram, Hendi Mukhtar memastikan bahwa motor roda tiga milik Kopdes Merah Putih yang viral lantaran digunakan untuk mengangkut buah kelapa sawit, bukanlah milik Kopdes Mataram.
“Bulan motor kami, kami bisa jamin. Karena saya sendiri tidak punya kebun kelapa sawit,” kata Hendi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (13/8/2026).
Dia mengatakan, motor tersebut hanya kebetulan melintas di Desa Mataram dan bukan berarti motor tersebut milik Desa Mataram.
“Hanya kebetulan saja melintas di Des Mataram, jadi bukan berarti itu motor milik desa kami,” ungkap Kades.
Bahkan lanjut Kades, dalam foto yang beredar, motor tersebut sudah dalam kondisi terpakai, bahkan plastik pembungkusnya sudah dilepas. Sedangkan, motor milik Kopdes Mataram sendiri masih rapi terbungkus plastik.
“Motor kami masih ada plastiknya, kalau yang di foto itu plastiknya sudah di lepas. Motor kami memang belum pernah keluar, apalagi dipakai buat angkut sawit, tidak pernah sama sekali,” kata Kades.
Dikatakan Kades, motor Kopdes Merah Putih memang memiliki warna yang sama tanpa pembeda sama sekali. Bahkan, nomor polisi motor tersebut juga belum keluar.
“Motor itu belum keluar Nopolnya, termasuk suratnya, bentuk dan warnanya memang sama. Jadi tidak ada bedanya, sama persis, jadi sulit dibedakan. Jadi kalau kebetulan bawa apa di Desa, maka secara otomatis dikira motor itu milik Desa itu,”imbuh Kades.
Ditambahkan Kades, motor tersebut hanya s batas dibagikan kepada desa masing-masing. Sedangkan untuk intruksi penggunaannya sampai saat ini belum ada.
“Motor itu sementara hanya dibagikan ke KDMP, intruksi penggunaannya belum ada, karena koperasi juga belum jalan,” tegas Kades.
Lebih lanjut Kades juga menyebutkan, pada saat pengambilan motor di Kodim 0406/Lubuklinggau, beberapa motor Kopdes tersebut juga banyak yang mengalami kecelakaan.
“Setelah pengambilan di Kodim, sudah banyak yang kecelakaan, di Tugumulyo pernah ada motor Kopdes yang kecelakan di wilayah Megang Sakti juga pernah ada,”pungkasnya. (Kris)






