Reses Anggota DPRD Sumsel Hendra Gunawan di Suka Mulya: Warga Sampaikan Krisis Air Irigasi Bendung Kelingi

MUSI RAWAS2041 Dilihat

BERITASILAMPARI.COM – Permasalahan suplai air dari Bendung Irigasi Kelingi BK di Desa Suka Mulya, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas menjadi pembahasan utama dalam Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ir. H. Hendra Gunawan, S.H., M.H.

Kegiatan reses digelar 3 Juli hingga 10 Juli 2026 di 6 titik. Salah satunya di Desa Suka Mulya pada Senin, 7 Juli 2026 malam yang dihadiri ratusan warga.

Penyerahan proposal kepada Anggota DPRD Sumsel H Hendra Gunawan oleh Kades Suka Mulya

Kades Suka Mulya, Romyadi, menyampaikan desanya merupakan penghasil gabah terbesar kedua di Kabupaten Musi Rawas. Mayoritas warga berprofesi sebagai petani padi.
Namun produktivitas saat ini terhambat masalah air.

“Air dari Bendung Kelingi hanya sampai di BK 16. Warga sudah gotong royong membersihkan saluran dari BK 16 sampai BK 17, tapi air tetap tidak mengalir ke areal sawah,” kata Romyadi.

Akibatnya target panen 3 kali dalam setahun tidak tercapai. Saat ini petani hanya mengandalkan air tadah hujan sehingga maksimal hanya bisa panen 2 kali dalam setahun.

Romyadi juga menceritakan, pada 2015 air dari Bendung Kelingi masih bisa sampai ke lahan persawahan warga.

Namun sejak itu debit air terus berkurang hingga akhirnya sama sekali tidak ada aliran untuk mengairi sawah.

Dengan hadirnya anggota DPRD Sumsel, warga berharap persoalan pengairan ini bisa segera diselesaikan agar hasil pertanian padi kembali meningkat.

Menanggapi keluhan tersebut, Hendra Gunawan memberikan dua opsi solusi.
Pertama, mencari sumber air alternatif di luar Bendung Kelingi, misalnya dari Bendung Selangit.

Namun opsi ini dinilai sulit diterapkan karena Desa Suka Mulya berada di wilayah dataran tinggi sehingga aliran dari Selangit sulit dijangkau.

Solusi kedua adalah melakukan pengerukan saluran irigasi menggunakan alat berat mulai dari BK 16 hingga BK 17 agar aliran air bisa kembali lancar.

“Berdasarkan penelitian S3 saya tentang konflik air irigasi, persoalan seperti ini butuh komitmen semua pihak. Tidak bisa hanya dibebankan ke masyarakat,” terang Hendra Gunawan.

Politisi Nasdem itu juga menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan warga Desa Suka Mulya akan dibawa dan diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel.

“Apa yang menjadi keluhan masyarakat hari ini akan kami catat dan kami bawa ke forum resmi DPRD. Tujuannya agar pemerintah provinsi bisa segera mengambil kebijakan untuk perbaikan irigasi di Musi Rawas,” tegasnya.

Reses ini menjadi wadah penyerapan aspirasi langsung dari masyarakat di daerah lumbung padi agar pembangunan sektor irigasi mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi.

Warga berharap, dengan dibawanya persoalan ini ke tingkat provinsi, cita-cita panen 3 kali setahun di Desa Suka Mulya bisa segera terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *