Berita Silampari
MUSI RAWAS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Selasa (28/10/2025).
Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Mura, H Suprayitno tersebut, menampilkan pakaian adat dari 33 Provinsi di Indonesia.
Peragakan pakaian adat tersebut ditampilkan oleh 33 pasang pemuda dan pemudi Kabupaten Mura dihadapan seluruh pegawai dan pejabat di Mura.
Penampilan pakaian adat 33 Provinsi tersebut, menarik perhatian pegawai di lingkungan Pemkab Mura. Bahkan, mereka antusias mengabaikan moment tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mura, Adi Winata mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Adi juga berpesan kepada kepada para pemuda dan pemudi, khususnya di Musi Rawas sebagai penerus bangsa, agar tidak melupakan sejarah.
“Setiap tahun setiap 28 Oktober juta selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan upacara. Kemudian juga disertai dengan rangkaian acara lainnya,”kata Adi.
Dikatakannya, dalam upacara tersebut ditampilkan pakaian adat dari 33 Provinsi di Indonesia yang diperagakan oleh 33 pasang pemuda dan pemudi Mura.
“Tadi juga diperagakan atau dipamerkan 33 pakaian adat dari 33 Provinsi di Indonesia. Tujuannya agar masyarakat kenal dan tahu pakaian adat di Indonesia,”ungkapnya.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mura, H Suprayitno menyampaikan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang menegaskan pentingnya semangat perjuangan para pemuda di masa kini.
“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah,”terang Wabup.
Beliau juga menyampaikan pesan bahwa generasi muda harus berani bermimpi besar, pantang menyerah, dan menjadi penentu sejarah bangsa.
“Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden jangan takut bermimpi besar jangan takut gagal kalian bukan pelengkap sejarah Kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” tegasnya.
Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan atraktif dari Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Aksi para siswa-siswi ini sukses memukau peserta upacara dan mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kabupaten Mura ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme generasi muda dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.
(Kris)






