Warga Resah, Buaya Sering Tampakan Diri di Sungai Lesing Musi Rawas

MUSI RAWAS49 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Buaya jenis cucut dan katak, kerap menampakkan diri di sepanjang aliran Sungai Lesing yang ada di Desa Sadarkarya Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Hal itupun membuat sejumlah warga resah dan ketakutan. Terlebih saat musim hujan, dimana aliran sungai kerap meluap hingga ke areal perkebunan warga. Sehingga, buaya dengan ukuran jumbo yang biasanya hanya menampakkan diri di aliran sungai, terkadang naik hingga ke perkebunan warga.

Disampaikan, Amin salah seorang warga sekitar mengaku, aliran Sungai Lesing, memang dikenal dengan habitat buaya yang ganas.

“Sungai Lesing itu memang banyak buayanya, dan sering terlihat,” katanya kepada awak media, Senin (19/1/2026).

Buaya tersebut, biasa menampakkan diri saat aliran sungai naik. Bahkan, terkadang kemunculannya menjadi tontonan warga.

“Kalau musim hujan, air sungai naik, biasanya buaya itu mulai muncul. Sudah banyak warga yang melihatnya, memang munculnya pindah-pindah,”terangnya.

Diceritakannya, bahkan belum lama ini saat air sungai naik, warga mendapati buaya berwarna kuning dengan ukuran yang sangat besar, naik ke kebun sawit warga.

“Kemarin juga sempat viral, ada buaya yang besar naik ke kebun sawit warga, yang direkam hanya badannya saja,”jelasnya.

Sama halnya disampaikan, Tiwan warga Dusun 5 Desa Sadarkarya. Dia menjadi salah satu korban keganasan buaya di aliran Sungai Lesing.

“Alhamdulillah saya masih selamat. Saya hanya salah satu korban dari ganas buaya di Sungai Lesing ini,” katanya.

Menurutnya, sebelumnya sudah ada 2 korban lebih dulu. Dimana satu orang merupakan anak-anak dan satunya adalah orang dewasa.

“Setahu saya, sudah ada 3 korban dari ganasnya buaya di Sungai Lesing. Pertama warga sini juga, itu anak-anak, lagi mandi di sungai. Korban tak bisa diselamatkan,” jelasnya.

“Kemudian yang kedua itu orang dewasa. Korban Alhamdulillah masih selamat, tapi salah satu kakinya putus. Kejadiannya itu belum lama juga,” imbuhnya.

Dengan sudah banyaknya korban, warga sangat berharap adanya upaya campur tangan dari Pemerintah maupun instansi terkait, untuk mengevakuasi buaya tersebut dari Sungai Lesing.

“Harapannya, pihak terkait bisa mengevakuasi buaya ini. Karena sudah sangat meresahkan warga,” harapnya.

Menurutnya, buaya-buaya di Sungai Lesing tersebut, kerap naik ke perkebunan karet maupun sawit warga. Terlebih saat musim hujan dan debit air sungai naik.

“Yang dikhawatirkan itu, saat musim hujan, buaya itu sering naik ke kebun warga. Jadi tolonglah aparat terkait untuk turun tangan, agar warga bisa beraktivitas dengan aman,”pungkasnya.(Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *