Berita Silampari
MUSI RAWAS- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memberlakukan status siaga banjir seiring dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, warga terutama yang tinggal di bantaran Sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Memang beberapa hari terakhir intensitas hujan tinggi. Sehingga, debit air mengalami kenaikan dan sudah berwarna keruh kendati belum ke permukiman warga,”kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mura, H A Darsan kepada beritasilampari.com, Jumat (9/1/2026).
Dikatakannya, untuk mewaspadai terjadinya banjir maka pihaknya rutin melakukan pengecekan debit air sungai. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya luapan banjir guna mengantisipasi secara dini.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai mantan Kasipem Kecamatan Tuah Negeri untuk saat ini memang masih musim hujan dan puncaknya pada Februari mendatang. Namun, kendati begitu berdasarkan prediksi dari BMKG tidak terlalu ada dan Mura masih dikategorikan aman.
Mengenai untuk wilayah rawan banjir sendiri. Maka ia mengakui setidaknya ada beberapa Kecamatan yang rawan banjir terutama di pinggiran sungai seperti Kecamatan Selangit, Muara Lakitan, BTS Ulu, Sukakarya, Terawas, Megang Sakti dan Muara Kelingi Kelingi.
Terlepas dari itu, hingga pagi ini pihaknya belum menerima adanya kejadian banjir di wilayah Bumi Lan Serasan Sekentenan. Namun, kendati begitu pihaknya tetap siaga baik secara personil maupun peralatan. Mengingat, bencana tidak bisa diprediksi kapan datangnya dan tentunya antisipasi tetap dilakukan. (Kris)






