Peduli Sesama, Pemdes Prabumulih I Santuni Anak Yatim dan Yatim Piatu

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Pemerintah Desa (Pemdes) Prabumulih I, Kecamatan Muara Lakitan menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang peduli dan berjiwa sosial dengan menyantuni Anak Yatim Piatu, Senin (5/1/2026). Diharapkan dengan santunan ini dapat meringankan beban hidup penerima, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di masyarakat.

Kades Prabumulih, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, Andi Hartawan mengatakan bahwa setiap 2 bulan sekali Pemdes Prabumulih I menyantuni anak yatim dan anak yatim piatu.

Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan ekonomi dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan khususnya anak yatim dan piatu di Prabumulih I.

“Setidaknya ada 38 orang terdiri dari 35 anak 35 anak yatim diberikan Rp400 ribu dan 3 orang yatim piatu diberikan Rp600 ribu,”terangnya.

Menurutnya, kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan upaya untuk mempererat tali silaturahmi serta semangat gotong royong di masyarakat. Sehingga, penerima santunan yakni anak yatim dan piatu merasa terbantu dan bahagia, sementara pemberi santunan juga merasakan keberkahan dari kegiatan berbagi.

Selain itu, dengan semangat gotong royong dan nilai keagamaan yang terus dipupuk, Prabumulih I telah menunjukkan bahwa kemajuan masyarakat tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari seberapa besar perhatian terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

“Melalui acara santunan ini, seluruh masyarakat Desa Prabumulih I telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya mampu berempati, tetapi juga siap bertindak nyata dalam menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim/piatu,”paparnya.

Terlepas dari itu, ia menegaskan kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial belaka, melainkan juga menjadi simbol kekuatan sosial dan spiritual masyarakat Desa Prabumulih I. Sebab, dengan santunan ini mencerminkan tingginya tingkat kepedulian dan solidaritas sosial yang masih terpelihara dengan baik di tengah kehidupan masyarakat desa.

“Kami ingin membangun Desa yang penuh kasih sayang dan kepedulian. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus berbagi dan membantu sesama,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *