Babak Baru P3K Baru Lulus Tinggalkan Suami di Kelingi, Banting HP Emosi Baca Chat Istri dengan Pria Lain Panggil “Papi Sayang”

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Ahmad Nasution (35), pria yang ditinggalkan istri setelah diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mengklarifikasi pernyataan Riska Handayani, Kamis (13/11/2025).

Dikatakan Ahmad Nasution, terkait pernyataan istrinya yang menyatakan rumah dan sapi dijual olehnya, itu atas kesepakatan bersama.

“Menjual sapi itu untuk membeli sepeda motor yang dipakai oleh Riska sekarang dan lebihnya untuk memperbaiki dapur rumah,” kata Dia.

Sementara rumah yang dijual itu juga berdasarkan kesepakatan bersama yang uangnya dibelikan kebun di Desa Lubuk Tua.

“Kalau mau ribut soal Kami menjual sapi dan rumah itu kesepakatan bersama dan telah lama terjadi pada tahun 2021 setelah saya kalah mencalonkan Kepala Desa (Kades),” katanya.

Nasution juga membantah tudingan istrinya yang menyatakan bahwa pasca pencalonan kades,dirinya sering emosi dan marah marah tidak jelas. Bahkan dirinya disebut pernah mengusir dirinya dan membanting HP milik Istrinya.

“Saya memang benar pernah membanting HP milik Riska,karena saya emosi melihat Telepon Riska ditelepon seseorang pria tertulis nomor kontak papi sayang. Saya juga lngsung emosi melihat isi chat istrinya dengan seseorang yang nomornya hp tersimpan dengan nama papi sayang itu berisi chating mesra dan kata kata sayang,” jelasnya.

Dia juga mengaku tidak pernah mengusir istrinya.

“Istri saya tidak pernah pamit kalau pergi dari rumah,dan tidak pernah bertemu setiap dia ingin pergi.Bagaimana bisa saya mengusirnya,itu fitnah,” jelasnya.

Keinginan dirinya pindah dari Desa Sukamenang ke Desa Lubuk Tua,itu kesepakatan bersama,karena Saya sudah ikhlas pasca pencalonan kades.

“Saya calon kades juga itu kesepakatan bersama keluarga besar kami, dan ketika kalah serta ingin pindah ke Lubuk Tua juga hasil kesepakatan karena saya sudah ikhlas dan trauma jika masih berada di Desa Sukamenang,makanya kami putuskan untuk pindah ke lubuk tua,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *