Pengendara Dihimbau Pantau Medsos Sebelum Lintasi Jalur Pali-Musi Rawas, Ini Alasannya

MUSI RAWAS135 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Sebelum melintasi Jalur Alternatif Pali-Musi Rawas, pengendara dihimbau agar lebih update dan sering memantau informasi tentang kondisi jalan di media sosial (Medsos).

Pasalnya, ada beberapa titik jalan yang kerap terendam banjir saat musim penghujan. Salah satunya di jembatan darurat di SP.9 HTI Desa Tri Anggun Jaya Kecamatan Muara Lakitan.

Diketahui, bahwa jembatan darurat tersebut diberlakukan, karena jembatan permanen saat ini masih dilakukan proses pembangunan.

Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan mengatakan, tak hanya memantau informasi di medsos, pengguna jalan juga bisa menanyakan informasi kondisi jalan ke Polsek Muara Lakitan maupun Polres Musi Rawas.

“Untuk pengguna jalan yang akan melintasi jalur Pali-Musi Rawas agar tetap waspada dan selalu mantau berita dan informasi di medsos,” kata Kapolsek, Kamis (15/1/2026).

Hal itu penting, agar nantinya tidak terjebak saat melintas jalur tersebut. Mengingat, ada beberapa titik jalan yang kerap terendam banjir, sehingga tidak bisa dilalui. Karena pihaknya akan pantau terus kondisi jalan itu.

Salah satu titik yang sering terendam banjir adalah jembatan darurat di jembatan cawang di SP.9 HTI Desa Tri Anggun Jaya Kecamatan Muara Lakitan.

“Bahkan, kemarin pada Rabu, 14 Januari 2026 sore kemarin, jembatan darurat itu terendam banjir, bahkan ketinggian air mencapai 50 Cm, sehingga tidak bisa dilalui,” ucap Kapolsek.

“Tapi itu hanya luapan saja, dan sekarang sudah surut. Dilokasi ini hanya ada jembatan darurat, karena jembatan permanennya masih dibangun,” imbuh Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, sebenarnya ada jalan alternatif lainnya untuk menuju ke Kecamatan BTS Ulu atau sebaliknya, selain melawati jembatan cawang, yakni melewati jalan Desa Tri Anggun Jaya.

“Hanya saja, jalannya masih tanah merah, kalau tidak pakai mobil double cabin, takutnya kejebak,” tegas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, jika memang tidak mau mengambil resiko, maka pengguna jalan disarankan melewati jalur di Kabupaten Lahat.

“Selain di HTI Desa Tri Anggun, ada juga jembatan darurat kedua yakni di Simpang Temelat di Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, Kapolsek Jayaloka, IPTU M Soleh mengatakan, kondisi jembatan darurat di Simpang Temelat di Desa Ciptodadi saat ini masih normal.

“Memang pagi tadi ada 2 mobil tangki yang terjebak di tengah, tapi sudah di evakuasi,” kata Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, untuk jembatan temelat sendiri saat ini sudah bisa dilalui, namun diutamakan untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *