Berita Silampari
MUSI RAWAS- Setelah sempat dinyatakan hilang selama lima hari, Sopiah warga Desa sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Gadis berusia 22 tahun itu ditemukan ditumpukkan sampah di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang Bengkulu, Selasa (10/3/2026) siang.
Penemuan korban yang meninggal dan ditemukan di Kepahiang tersebut diposting di media sosial (Medsos) salah seorang kerabat atas nama Sangkut Atin.
“Innalillahi WA Inalilahi rojiun cam dek dk nyangko nia nga secepat tu nga ninggal ku tauk dek nga wang e baik nia smg amal ibadah ny di trm di sisi allah, semoga pelaku cepat terungkap,” tulisnya.
Diberitakan sebelumnya, Sopiah (22) warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah 5 hari ini tidak pulang alias menghilang pergi dari rumahnya.
Terungkapnya wanita kelahiran Desa Sungai Pinang 13 Juni 2004 ini, setelah adanya laporan pihak keluarga yakni Dedi (31) Dusun II Desa Sungai Pinang ke Polsek Muara Lakitan Polres Mura.
Kapolres Kabupaten Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan mengatakan sebagaimana laporan kasus hilangnya Sopiah dengan ciri-ciri tinggi badan 158 CM, Bentuk Badan sedang, warna kulit putih, Warna rambut Hitam dan Jenis Rambut lurus ini, bermula pada hari Kamis (05/03/2026) Sekira Pukul 13.00 Wib pergi dari rumah dan hingga kini belum pulang.
Dikatakannya, Sopiah binti Sahiman saat pergi mengenakan pakaian baju kaos warna ungu celana panjang hitam dan korban juga membawa 1 (satu) unit HP (tidak dapat dihubungi lagi).
Menurut pelapor tidak mengetahui apa motif adik nya pergi meninggalkan rumah dan pelapor tidak ada permasalahan.
“Kapolsek menghimbau kepada masyarakat yang melihat atau menemukannya dapat melaporkan langsung Polsek Muara Lakitan,”pungkasnya. (Kris)






