Optimis Usaha Peternakan Bebek Petelur di Pesantren Mampu Penuhi Gizi Santri

MUSI RAWAS43 Dilihat

Berita Silampari 

‎MUSI RAWAS- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Musi Rawas (Mura) H Suprayitno menghadiri kegiatan Peresmian dan Tasyakuran Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Peternakan Bebek Petelur, Kamis (29/1/2026) di Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah, Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo.

‎H Suprayitno menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Bank Syariah Indonesia (BSI) yang telah memilih pesantren sebagai mitra strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dan pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang telah menggagas program pemberdayaan pesantren ini,”kata Wabup.

Dikatakannya, program ini sejalan dengan upaya mendorong kemandirian pesantren agar tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Menurutnya, melalui usaha peternakan bebek petelur, para santri dan pihak pondok pesantren dapat dididik untuk memiliki jiwa wirausaha yang tangguh dan disiplin. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu berkontribusi langsung terhadap pemenuhan kebutuhan gizi santri dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

‎Wabup juga berpesan agar bantuan dan fasilitas yang diberikan dapat dikelola dengan amanah, penuh ketekunan, dan disiplin, serta mendapat perhatian khusus terhadap aspek kebersihan dan pakan ternak sehingga hasil produksi dapat optimal.

‎“Semoga program ini memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi pesantren, tetapi juga bagi masyarakat luas. Mari kita jaga dan kembangkan bersama agar program ini berkelanjutan,” tambahnya.

‎Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Musi Rawas mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah (Pemda), lembaga keuangan syariah, pondok pesantren, serta masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

‎“Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin program pemberdayaan pesantren ini akan menjadi contoh baik bagi pengembangan usaha produktif lainnya di Mura. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *