Berita Silampari
MUSI RAWAS- Aksi pengerusakan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) resmi dilaporkan ke polisi. Laporan tindak pidana pengrusakan aset pemerintah itu disampaikan Lurah Pasar Muara Beliti Air Candra ke Polres Musi Rawas, Jumat, 26 Februari 2026.
Diketahui aksi pengrusakan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti itu terjadi Kamis, 26 Februari 2026 siang oleh sekelompok massa.
Aksi ini diduga buntut dari kekecewaan massa yang menuntut Lurah Pasar Muara Beliti dinonaktifkan belum ada tindak lanjut yang nyata.
Lurah Pasar Muara Beliti Arif Candra dikutip dari LINGGAUPOS.CO.ID membenarkan pihaknya melaporkan aksi pengerusakan tersebut ke pihak kepolisian.
“Siap masih disini (kantor polisi) kawan,” tulis Arif Candra saat dikonfirmasi melalui pesan WA, Jumat, 27 Februari 2026.
Diketahui sebelumnya, massa anarkis rusak kantor Lurah Pasar Muara Beliti di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas dengan cara melempari batu saat menggelar aksi, Kamis, 26 Februari 2026.
Belum diketahui pasti penyebab massa melakukan aksi anarkis merusak kantor Lurah Pasar Muara Beliti Musi Rawas dengan cara melempari batu tersebut.
Namun dugaan sementara, aksi anarkis ini buntut dari tuntutan massa agar Lurah Pasar Muara Beliti Arif Candra dinonaktifkan dari jabatannya disampaikan saat demo beberapa waktu lalu tidak digubris Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
Data dihimpun awalnya Sekitar Pukul 10.30 Wib, massa yang anarkis tersebut demo di depan Kantor Bupati Mura. Saat demo di sini massa diterima Asisten I Setda Mura bersama Kasat Pol PP dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Mura lainnya.
Dalam aksi kesekian kalinya ini, massa menyampaikan beberapa tuntutan dan juga mempertanyakan tindak lanjut tuntutan agar Lurah Pasar Muara Beliti dinonaktifkan.
Massa kembali dijanjikan tuntutan penonaktifan Lurah Pasar Muara Beliti Arif Candra akan dibahas kembali.
Diduga tidak puas dengan jawaban pihak pemerintah, usai demo di depan Kantor Bupati Musi Rawas, sekitar pukul 12.00 WIB massa bergerak ke kantor Lurah Pasar Muara Beliti.
Di lokasi ini massa langsung anarkis merusak Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Mura dengan cara melempari pakai batu.
Seorang warga yang ada di lokasi sempat memberikan saran agar massa tidak berbuat anarkis melempar kantor lurah Pasar Muara Beliti dengan batu.
Namun massa yang tidak puas dengan keputusan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang belum menonaktifkan Lurah Pasar Muara Beliti terus melampiaskan kekesalannya.
Massa tanpa dikomandoi secara bergantian melempari kantor Lurah Pasar Muara Beliti. Akibatnya sejumlah kaca ruangan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti pecah.
Di lokasi kejadian juga terlihat Camat Muara Beliti Supriadi mencoba menenangkan massa. Begitupun aparat kepolisian berupaya meredakan massa yang anarkis melempari Kantor Lurah.
Aksi massa anarkis berhenti setelah melihat sejumlah anak sekolah yang ada di belakang Kantor Lurah Pasar Muara Beliti menjerit ketakutan. (Kris)






