Kesal Tuntutan Tak Dipenuhi, Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Dirusak 

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Sekelompok orang anarkis rusak kantor Lurah Pasar Muara Beliti di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) dengan cara melempari batu saat menggelar aksi, Kamis (26/2/2029).

Belum diketahui pasti penyebab massa melakukan aksi anarkis merusak kantor Lurah Pasar Muara Beliti Mura dengan cara melempari batu tersebut. Namun dugaan sementara, aksi anarkis ini buntut dari tuntutan massa agar Lurah Pasar Muara Beliti Arif Candra dinonaktifkan dari jabatannya disampaikan saat demo beberapa waktu lalu tidak digubris Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura.

Dikutip dari LINGGAUPOS.CO.ID, awalnya sekitar pukul 10.30 Wib, massa yang anarkis tersebut demo di depan Kantor Bupati Mura. Saat demo di sini massa diterima Asisten I Setda Mura bersama Kasat Pol PP dan sejumlah pejabat Pemkab Mura lainnya.

Dalam aksi kesekian kalinya ini, massa menyampaikan beberapa tuntutan dan juga mempertanyakan tindak lanjut tuntutan agar Lurah Pasar Muara Beliti dinonaktifkan.

Massa kembali dijanjikan tuntutan penonaktifan Lurah Pasar Muara Beliti Arif Candra akan dibahas kembali. Diduga tidak puas dengan jawaban pihak pemerintah, usai demo di depan Kantor Bupati Mura, sekitar pukul 12.00 Wib massa bergerak ke kantor Lurah Pasar Muara Beliti.

Di lokasi ini massa langsung anarkis merusak Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Mura dengan cara melempari pakai batu.

Seorang warga yang ada di lokasi sempat memberikan saran agar massa tidak berbuat anarkis melempar kantor lurah Pasar Muara Beliti dengan batu.
Namun massa yang tidak puas dengan keputusan Pemkab Mura yang belum menonaktifkan Lurah Pasar Muara Beliti terus melampiaskan kekesalannya.

Massa tanpa dikomandoi secara bergantian melempari kantor Lurah Pasar Muara Beliti. Akibatnya sejumlah kaca ruangan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti pecah di lokasi kejadian juga terlihat Camat Muara Beliti Supriadi mencoba menenangkan massa.

Begitupun aparat kepolisian berupaya meredakan massa yang anarkis melempari Kantor Lurah. Aksi massa anarkis berhenti setelah melihat sejumlah anak sekolah yang ada di belakang Kantor Lurah Pasar Muara Beliti menjerit ketakutan.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari Pemkab Mura maupun pihak kepolisian terkait aksi anarkis massa tersebut. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *