Kebobrokan PT Djuanda Sawit Terbongkar, 31 Tahun Ingkari Kesepakatan

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Perwakilan warga Desa Beliti Jaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Lahan mendatangi PT Djuanda Sawit Lestari (PT DSL). Kedatangan mereka untuk menanyakan tindak lanjut atas kesepakatan yang telah dibuat 31 tahun yang lalu antara pihak perusahaan bersama warga tepatnya pada 10 Oktober 1995.

Ketua Forum Purwanto mengatakan bahwa pada tahun 1995 lalu warga Beliti Jaya dan PT DSL membuat kesepakatan yang dituang dalam berita acara yang memuat point-point kesepakatan, diantaranya alokasi lahan cadangan untuk 150 warga pecahan Kepala Keluarga (KK) yaitu Keluarga diluar warga transmigrasi akan diberikan lahan masing-masing 2 hektar dimana lokasi lahan tersebut di sepakati berada di Sebelah Barat Desa Beliti Jaya dan akan dibuat dalam satu blok dengan luas keseluruhan 300 hektar.

Dikatakannya, sebagai Ketua Forum meminta pihak PT DSL segera memenuhi hasil kesepakatan yang telah dibuat. Sebab, kesabaran warga mungkin sudah cukup, 31 tahun menunggu realisasi hasil kesepakatan yang telah di buat namun hingga kini tak juga di penuhi.

“Lahan yang telah di sepakati sampai saat ini masih ditanami tanaman sawit PT DSL dan ternyata lebih parahnya lagi lahan garapan warga desa yang berbatasan dengan kebun PT DSL juga masuk dalam HGU mereka,”akunya.

Menurutnya, perihal adanya kesepakatan tersebut juga di sampaikan Kepala Desa (Kades) Beliti Jaya H Sumito, ia mengaku pada saat kesepakatan dibuat antara warga dan PT DSL dirinya masih menjabat sebagai Kades. Kesepakatan itu dibuat pada saat saya menjadi Kepala Desa, bersama warga, pihak Kecamatan, aparat keamanan dan pihak perusahaan.

Diceritakannya, pada saat itu kami secara mufakat telah menyediakan lahan di sebelah barat Desa Beliti Jaya dengan luas 300 hektar yang akan digunakan sebagai lokasi pecahan Kepala Keluarga yaitu keluarga di luar warga transmigrasi sebanyak 150 Kepala Keluarga,namun hingga saya berhenti menjadi Kepala Desa kemudian saat ini menjabat lagi menjadi kepala Desa lebih kurang 31 tahun yang lalu kesepakatan itu dibuat belum juga di penuhi oleh PT DSL.

Terlepas dari itu, untuk menuntut pemenuhan kesepakatan tersebut pihak Pemerintah Desa Beliti Jaya telah membuat Forum masyarakat yang nantinya dapat menjadi wadah bagi warga untuk berjuang secara bersama dalam menuntut pemenuhan hasil kesepakatan yang telah di sepakati tersebut.

Untuk di ketahui PT Djuanda Sawit Lestari adalah anak usaha Sinar Mas Agri business and Food (PT SMART Tbk) yang bergerak di bidang perkebunan dan pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. (Rls/Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *