H Alex Noerdin Mantan Gubernur Sumsel Tutup Usia

SUMSEL564 Dilihat

Berita Silampari 

SUMSEL- Mantan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin diinformasikan meninggal dunia Rabu 25 Februari 2026 Sekitar Pukul 13.30 Wib dalam perawatan di RS Siloam Semanggi Jakarta.

Informasi meninggalnya Alex Noerdin ini, beredar melalui broadcast WA di grup wartawan Sumatera Selatan.

Isinya seperti berikut ini, “Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia. Bapak H Alex Noerdin di RS Siloam Semanggi Jakarta Jam 13.30 Wib.”

Sebelumnya, Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018, diinformasikan harus menjalani perawatan di ruangan Intensive Care Unit (ICU).

Kondisi Alex Noerdin yang juga terdakwa dugaan korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde Palembang, seperti diposting akun TikTok Catatan HB, sejak Minggu 22 Februari 2026 malam.

Dalam postingannya, Catatan HB membagikan video Alex Noerdin yang memperlihatkan Alex Noerdin terbaring lemah di ruang ICU sebuah rumah sakit.

Ada dua video berdurasi singkat, yang menampilkan kondisi Alex Noerdin. Tampak sejumlah peralatan medis terpasang di tubuhnya.

Dalam keterangan unggahan, pemilik akun memohon doa dari masyarakat Sumatera Selatan untuk kesembuhan Alex Noerdin.

“Untuk seluruh masyarakat Sumatera Selatan, kami mohon doakan sang pelopor sekolah dan berobat gratis bapak Alex Noerdin yang saat ini sedang menjalani perawatan di ruangan ICU,” tulis akun Catatan HB.

Dari tayangan yang beredar, tampak pula sejumlah anggota keluarga, termasuk istri dan anak-anaknya, berada di depan ruang ICU.

Suasana haru menyelimuti video tersebut, yang kemudian dibanjiri komentar doa dan dukungan dari masyarakat.

Namun, ia juga meminta dengan hormat agar publik tidak kembali menyebarluaskan foto-foto kondisi kliennya tanpa izin keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan perhatian masyarakat. Namun, terkait foto-foto yang beredar, kami memohon dengan kerendahan hati agar foto tersebut tidak disebarluaskan kembali,” ujar Titis dikutip Senin 23 Februari 2026.

Ia menegaskan pentingnya menjaga privasi, terutama dalam situasi sulit seperti saat ini.

Menurutnya, setiap orang berhak mendapatkan ruang pribadi, termasuk dalam kondisi sakit.

“Kami berharap kita semua bisa saling menghormati batas-batas pribadi, sebagaimana kita juga ingin dihormati jika berada di posisi yang sama,”pungkasnya. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *