Ajak Pelajar Berkreasi Mengelola Sampah, DLH Musi Rawas Gelar Lomba Daur Ulang

MUSI RAWAS6924 Dilihat

Berita Silampari 

MUSI RAWAS- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Lomba Daur Ulang Tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Mura, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 55 sekolah, terdiri dari 19 SD, 16 SMP, dan 20 SMA. Para peserta menampilkan berbagai kreativitas dengan memanfaatkan barang-barang bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Kepala DLH Kabupaten Mura, Ir Teddy Lazuardi, S.T., M.Si., melalui Kepala Bidang (Kabid) Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Candra Gunawan, ST., MM., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Dikatakannnya, lomba ini menjadi salah satu cara untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah sejak dini.

“Anak-anak diberikan ruang untuk berkreasi mengelola barang-barang yang sebelumnya tidak bernilai menjadi barang yang lebih bermanfaat, bahkan memiliki nilai jual,”terangnya.

Menurut ua, lomba daur ulang ini diselenggarakan hampir setiap tahun. Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan di kalangan pelajar.

Kemudian, hasil karya para pemenang nantinya akan dipajang di Kantor DLH Mura. Dimana, karya tersebut juga akan dipromosikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas pelajar dalam memanfaatkan barang bekas.

“Harapannya, kreativitas anak-anak sekolah ini tidak berhenti pada perlombaan saja, tetapi bisa terus dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,”ungkapnya.

Ia menambahkan, isu perubahan iklim juga tidak terlepas dari persoalan pengelolaan sampah. Karena itu, melalui kegiatan seperti ini, DLH berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Terlepas dari itu, dngan adanya lomba ini pihaknya ingin kesadaran untuk memilah dan mengelola sampah semakin tumbuh. Anak-anak adalah generasi yang akan melanjutkan upaya menjaga lingkungan ke depan. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *