Berita Silampari
MUSI RAWAS- Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Muara Lakitan, Senin (3/3/2025), Pemerintah Kecamatan Muara Lakitan sukses menggelar acara Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Tahun 2026. Dimana dalam acara tersebut sejumlah isu strategis diusulkan untuk pembangunan di Muara Lakitan tahun depan mendatang.

Camat Muara Lakitan Kabupaten Mura, H Hermansyah mengatakan Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan tindak lanjut dari Musrenbang ditingkat Desa. Dimana, melalui kegiatan ini usulan akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura.

Dikatakannya, adapun isu strategis yang diusulkan meliputi isu pemerintahan, ekonomi, sosial masyarakat dan lain sebagainya. Adapun usulan terdiri dari tapal batas Desa, konflik antara perusahaan dan masyarakat, kualitas sumber daya masyarakat (SDM) perangkat desa dan infrastruktur.

“Termasuk masalah rawan tindak kriminal terutama di wilayah HTI, maraknya peredaran narkoba dan penyetruman ikan,”jelas Camat.

Selain itu, ia juga memaparkan kalau di wilayah HTI yang masih kurangnya tenaga kesehatan dan pendidikan dan ini sudah berlangsung lama. Tentunya kondisi ini juga menjadi perhatian, termasuk masih adanya sejumlah warga di Lakitan yang belum memiliki adminitrasi kependudkan (Adminduk) dan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) para Kepala Desa (Kades) dan Lurah.

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan percepatan pembanguan infrastruktur di kawasan HTI dan Trans Subur yakni jalan poros desa belum terbangun dengan baik. Termasuk, rehab berat kantor Camat dan pembangunan tower sinyal di Bumi Makmur dan Harapan Makmur serta pembangunan lanjutan jembatan Musi Semangus Baru ke Semangus Lama, peningkatan jalan Kelurahan Muara Lakitan.

“Kami berharap bahwa semua usulan yang disampaikan ini dapat menjadi atensi untuk ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura serta dapat direalisasikan,”harapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Firdaus Cik Olah menyoroti kondisi jalan lintas Lubuklinggau-Sekayu sepanjang di Kecamatan Muara Beliti hingga Muara Lakitan yang kondisinya sangat memperihatinkan dan tentunya dapat secepat mungkin diperbaiki. Termasuk, perbaikan jalan poros di Trans Subur dan HTI yang dijanjikan Bupati Hj Ratna Machmud ketika melaksanakan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) lalu.

“Saya minta Minggu ini Pemkab Mura dapat meminjamkan alat berat ke Muara Lakitan untuk penimbunan atau perbaikan jalan. Bahkan, untuk material batu saya siap membantu untuk penimbunan jalan terutama didua titik yang parah di Desa Semeteh dan Kelurahan Muara Lakitan,”janji Firdaus.

Selain itu, Mantan Kepala Desa (Kades) Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan ini juga mengingatkan agar Pemkab Mura dapat siap dan siaga menghadapi terjadinya bencana banjir yang melanda di Mura umumnya dan Muara Lakitan khususnya. Sehingga, persiapan sejak dini diperlakukan dalam menanggulangi bencana tersebut.

“Sebagai putra daerah Muara Lakitan saya siap mengawal apa yang menjadi usulan ke Pemkab Mura. Namun, tentunya tidak semua usulan bisa dipenuhi sekaligus terutama dengan adanya efesiensi oleh Pemerintah Pusat,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mura, H Oktaviano menjelaskan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Mura yang sedang dalam perjalanan pulang mengikuti retreat di Magelang. Namun, untuk usulan yang disampaikan terutama yang sensitif dan urgens atau mendesak akan diprioritaskan. (Kris)
















