Cegah Penyakit Menular, Kader KPM di Tuah Negeri Diberikan Sosialisasi

Berita Silampari

MUSI RAWAS- Puluhan Kader Pembangunan Manusia (KPM) terdiri dari Kader Posyandu, Kader Kesehatan dan Kader Masyarakat di 8 Desa Kecamatan Tuah Negeri mengikuti Sosialisasi Penyakit Menular, Senin (11/11/2024) di Balai Desa Air Beliti. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam menghadapi berbagai penyakit menular yang dapat mempengaruhi masyarakat setempat.

Camat Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Achmad Charles mengatakan bahwa menyambut baik dengan adanya Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular Aids,TBC,dan Malaria bagi kader KPM di Tuah Negeri.

“Terima kasih kepada seluruh Kepala Desa (Kades) dan panitia telah mengadakan acara ini,”kata Camat.

Dikatakannya, kegiatan ini diikuti oleh Kader Posyandu, Kader Kesehatan dan Kader Masyarakat di 8 Desa Kecamatan Tuah Negeri antara lain Desa Remayu, Petunang, Jaya Bhakti, Darma Sakti, Sukamulya, Jaya Tunggal, Banpres dan Air Beliti.

Selain itu, ia juga meminta kepada narasumber untuk memberikan materi yang seluas-luasnya terkait penyakit menular dan kepada peserta untuk dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik. Karena ini sangat penting dan sering terjadi disekitar kita tanpa disadari.

Terlepas dari itu, mantan Lurah Pasar Muara Beliti ini berharap dengan adanya kegiatan ini tentunya memberikan pengetahuan bagi kader KPM dan setelah ini mensosialisasikan kepada warga untuk mencegah penyakit menular di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan yang diinginkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mura, Drg Maya melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Iwan Sulistyo menjelaskan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan penyakit menular.

Kemudian, ia juga menekankan bahwa perilaku hidup yang bersih dan sehat tidak hanya membantu dalam mencegah penyebaran penyakit menular, tetapi juga berperan penting dalam pencegahan stunting.

Ia nenambahkan, untuk mencegah penyakit menular tentu pentingnya deteksi dini dan peran aktif kader dalam melaporkan kasus-kasus penyakit menular di wilayah masing-masing. Termasuk, mengenai hubungan antara sanitasi lingkungan yang baik dan pencegahan penyakit menular.

Terlepas dari itu, dengan adanya sosialisasi ini maka kader KPM mendapatkan pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan tugas sebagai kader kesehatan dan dapat lebih efektif dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular di Desa masing-masing. (Kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *